Kapolsek Pallangga Sidak ke Penyalur Pupuk, Begini Hasilnya

  • Whatsapp

GOWA, NARASIBARU.com Kapolsek Pallangga Akp Hendra Suyatno melakukan sidak pupuk bersubsidi di gudang pupuk milik warga yang berada di Jalan Poros Pallangga Kelurahan Mangali, Kecamatan Pallangga Kabupaten Gowa, Senin (20/01).

Sidak yang dilakukan ini untuk mengecek secara langsung persediaan pupuk bersubsidi di gudang para pengecer yang bertindak sebagai penyalur pupuk bersubsidi ke kelompok tani yang ada di Kecamatan.

Digudang Pupuk tersebut Kapolsek Pallangga bersama kanit Reskrim langsung memeriksa data data berupa RDKK yang dikeluarkan oleh Dinas Pertanian.

” Para petani yang datang membeli pupuk digudangnya, saya layani dengan syarat menunjukan KTPnya, kemudian saya cek Di RDKK yang telah dikeluarkan oleh dinas Pertanian,” Kata pemilik Gudang Pupuk, H.Lalang.

Sementara itu, Kapolsek Pallangga Akp Hendra Suyanto mengatakan, sidak yang dilakukan ini untuk mengecek secara langsung persediaan pupuk bersubsidi di gudang para pengecer yang bertindak sebagai penyalur pupuk bersubsidi ke kelompok tani yang ada di Kecamatan.

“Untuk mengantisipasi penyelewengan terhadap penyaluran pupuk bersubsidi, kami perintahkan bhabinkamtibmas bersama dengan petugas penyuluh lapangan terhadap petani untuk melakukan pendampingan, sehingga diharapkan bisa memperlancar pendistribusian pupuk, sehingga program pemerintah tentang ketahanan pangan bisa terwujud, kesejahteraan petani pun akan meningkat,”ungkap Akp Hendra.

Kapolsek juga mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat kec Pallangga agar segera melapor kepolisi jika melihat penyimpangan pendistribusian pupuk bersubsidi.

Ditempat terpisah, Kapolres Gowa Akbp Boy FS Samola menegaskan, guna mengantisipasi adanya indikasi penyimpangan dalam penyaluran pupuk bersubsidi ini Pores Gowa akan ditanggapi secara serius serta menindak tegas kepada siapa saja yang melakukan penyelewengan terhadap Bantuan pemerintah khususnya Pupuk bersubsidi,” Sebab ini menyangkut kehidupan petani dan produktivitas tanaman. Antisipasi perlu kita lakukan supaya jangan sampai terjadi penyimpangan dan kelangkaan,” pungkasnya. (**)