Mahasiswa KKN UMI Olah Daun Kelor Jadi Masker dan Teh Tradisional

  • Whatsapp
Daun kelor yang telah diolah KKN UMI Angkatan 64

PINRANG, NARASIBARU.com – Desa Macinnae, Kecamatan Paleteang, Kabupaten Pinrang menjadi salah satu lokasi KKN Mahasiswa Universitas Muslim Indonesia (UMI) angkatan 64. 

Dilokasi ini, mahasiswa KKN UMI berinovasi dengan cara mengolah daun Kelor menjadi sesuatu yang bermanfaat. Misalnya, daun kelor diolah menjadi masker dan diolah menjadi teh tradisional.

Lailatul Qadar, salah satu mahasiswa yang KKN di desa Macinnae mengatakan, ide untuk mengolah daun kelor menjadi masker dan teh tradisional ini lahir karena di desa tersebut memang banyak ditemukan daun kelor. 

Sehingga, ia bersama rekannya sesama mahasiswa berinisiatif untuk mengolah daun kelor yang banyak memiliki manfaat tersebut. 

“Di posko kami memang banyak daun kelor. Makanya, kami sepakat untuk mensosialisasikan manfaat daun kelor ini. Kemudian kami olah menjadi masker dan teh tradisional,” katanya saat dikonfirmasi, Kamis (13/2). 

Ia menjelaskan, cara mengolah daun kelor tersebut pertama yakni mengeringkannya selama satu minggu. Namun, tidak langsung ditengah terik matahari. Melainkan cukup dikena angin saja. 

“Setelah itu baru kemudian diblender hingga halus. Nah, ini sudah bisa dijadikan masker,” jelasnya. 

Menurutnya, daun kelor merupakan tanaman yang sering digunakan dalam ramuan tradisional. Sebab, memiliki segudang manfaat dan sumber vitamin dan mineral yang baik untuk tubuh.

Selain itu, daun kelor yang juga sering disebut Moringa ini dapat membantu menjaga kadar gula darah serta memiliki kandungan antioksidan tinggi. 

“Inilah segudang manfaat yang dimiliki daun kelor. Namun masih banyak belum tahu,” pungkasnya. (Amir