Sembilan Pelaku Narkoba Ditangkap, Ada Pelajar, Bandar Hingga Buruh Bangunan

  • Whatsapp
Sembilan pelaku penyalahgunaan narkoba saat diamankan di Polres Gowa

GOWA, NARASIBARU.com – Sebanyak sembilan pelaku penyalahgunaan narkoba ditangkap Satuan Narkoba Polres Gowa. Diantara pelaku, ada yang masih berstatus pelajar hingga bekerja sebagai buruh bangunan.

Sembilan pelaku yang ditangkap masing-masing berinisial U alias Doke (22) buruh bangunan, DI (19) buruh bangunan, SN (35) buruh bangunan, MA (16) pelajar, ML (18), RN (17), RW (23), MZ (31), dan RH (32) buruh bangunan.

Muat Lebih

Menurut Kasubbag Humas Polres Gowa AKP Mangatas Tambunan, sembilan pelaku ditangkap secara beruntun selama dua hari dibeberapa wilayah di Gowa.

Penangkapan dilakukan berdasarkan informasi dari warga tentang maraknya penjualan narkoba. Dari informasi tersebut, Sat Narkoba bergerak cepat melakukan penyelidikan dan penggrebekan.

“Umumnya pelaku ditangkap di kediamannya. Namun ada pula yang ditangkap saat bertransaksi di pinggir jalan. Kemudian ada juga ditangkap karena kemampuan Sukumon Sitsumon personel dalam menghentikan terduga pelaku yang sementara mengendarai sepeda motor menggunakan penutup muka wajah,” ujarnya saat merilis kasus ini, Selasa (11/2).

Barang bukti narkoba jenis sabu yang diamankan Polisi

Motif para pelaku kata Tambunan, yakni untuk mendapatkan keuntungan baik berupa uang maupun kesempatan untuk dapat mengkonsumsi Sabu.

Para pelaku pun memiliki peran yang berbeda dan satu diantaranya merupakan bandar.

“Umumnya para pelaku berprofesi sebagai buruh bangunan dan satu diantaranya anak dibawah umur serta beberapa lainnya tidak memiliki pekerjaan,” katanya.

Dari hasil penangkapan terhadap pelaku, Sat Narkoba berhasil mengamankan sejumlah barang bukti yakni narkoba jenis sabu seberat 9.4 gram bersama beberapa barang bukti lainnya.

“Seluruh terduga pelaku telah diamankan untuk mempertanggungjawabkan segala perbuatannya,” sambungnya.

Terhadap para pelaku dijerat dengan
Pasal 114 ayat 1 subs pasal 112 ayat 1 UU narkotika no 35 tahun 2009 Tentang narkotika, dengan ancaman hukuman minimal 4 tahun maksimal 20 tahun, seumur hidup dan hukuman mati. (**)

Pos terkait