Hafal Al-Qur’an, 4 Siswa Pesantren Wihdatul Ulum YW-UMI Terima Beasiswa Assyajarah

  • Whatsapp
Empat siswa pesantren Wihdatul Ulum YBW-UMI yang menerima beasiswa Assyajarah

GOWA, NARASIBARU.com – Empat siswa Pesantren Wihdatul Ulum Yayasan Wakaf Universitas Muslim Indonesia (YW-UMI) Desa Bontokassi, Kecamatan Parangloe, Kabupaten Gowa menerima beasiswa Assyajarah.

Keempat siswa itu yakni Rahmat Hidayat, Sapri, Muhammad Syahril, dan Nurrahmawanda. Tiga dari siswa laki-laki ini merupakan siswa yang tinggal di Pondok Pesantren Wihdatul Ulum.

Mereka menerima beasiswa Assyajarah setelah berhasil menghafal Al-Qur’an juz 30.

Siswa tersebut diketahui mengikuti program beasiswa Assyajarah berkat usulan dari Kepala Madrasah Aliyah Wihdatul Ulum, Dr. H. Ilyas Thahir Lc, M.Ag dan Kepala Madrasah Tsanawiyah Wihdatul Ulum, Hasmawati.

Saat dihubungi, Kepala Madrasah Tsanawiyah Wihdatul Ulum, Hasmawati mengaku sangat bersyukur karena empat siswanya berhasil menerima beasiswa.

“Alhamdulillah siswa kami berhak menerima beasiswa dari para donatur beasiswa Assyajarah. Semoga hal ini bisa menjadi motivasi bagi yang lain untuk terus meningkatkan hafalan Al-Qur’an nya,” katanya, Senin (27/4).

Menurut Hasmawati, empat siswanya tersebut mengikuti tes hafalan Al-Qur’an melalui video call WhatsApp yang diuji langsung oleh pihak Pesantren Sultan Hasanuddin.

“Iya pengujinya itu dari Pesantren Sultan Hasanuddin, Ustadz Marwan. Setelah diuji hafalannya, alhamdulilah siswa kami berhasil menerima beasiswa,” ungkapnya.

Sementara itu, penguji hafalan Ustadz Marwan mengungkapkan bahwa, suasana uji hafalan dengan menggunakan aplikasi video Call tetap berlangsung khidmat. Keempat siswa tersebut diuji hafalannya ditempat yang berbeda.

Bahkan, kata Marwan, salah satu diantara kempat siswa tersebut, ada yang menampilkan hafalannya saat melakukan aktivitas atau bekerja di kebun.

“Ini semakin mempertegas komitmen Assyajarah bahwa ruang dan waktu tidak menjadi penghambat untuk turut mengambil bagian dalam setiap proses pembinaan generasi muda khususnya yang berasal dari keluarga dhuafa,” katanya.

Terpisah, Direktur Assyajarah Ridzan Dzafri meminta kepada seluruh siswa penerima beasiswa agar tetap bersungguh-sungguh belajar.

Ia juga berpesan agar beasiswa ini dapat dimanfaatkan dengan baik. Apalagi dalam kondisi darurat Corona Virus Disease (Covid-19) ini.

Siswa yang menerima beasiswa Assyajarah ini pun mengaku sangat senang dan bersyukur. Seperti yang diungkapkan oleh Rahmat Hidayat.

“Iye kak Alhamdulillah saya bisa menerima beasiswa. Meskipun saya baru hafal juz 30, tapi saya akan tetap meningkatkan hafalan Al-Qur’an saya kedepannya,” ujarnya. (Saddam)