Objek Wisata Bantimurung Ditutup, PAD Maros Menurun

  • Whatsapp
Kepala Bidang Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Maros, Yusriadi Arief

MAROS, NARASIBARU.com – Penutupan objek wisata Bantimurung mengakibatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Maros mengalami penurunan.

Penutupan objek wisata tersebut dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Maros lantaran pandemi Covid-19 yang tengah merebak di wilayah Sulawesi Selatan.

Bacaan Lainnya

Kepala Bidang Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Maros, Yusriadi Arief mengaku dengan penutupan objek wisata Bantimurung yang dilakukan Pemkab Maros mengakibatkan PAD mengalami penurunan.

Sebab, objek wisata Bantimurung merupakan aset milik Pemkab Maros yang banyak memberikan kontribusi dan pemasukan terhadap PAD.

“Iya. Penutupan ini mengakibatkan tidak adanya PAD yang masuk..Tapi kondisi ini harus dihadapi, mengingat pencegahan penyebaran covid-19 lebih diutamakan untuk melindungi masyarakat agar tidak terjangkit dari virus Corona,” katanya.

Ia menambahkan, terkait pembukaan kembali objek wisata Bantimurung pihaknya sampai hari ini belum mendapat kabar ataupun himbauan kapan akan dibuka. Namun, kemungkinan menunggu wabah Covid-19 ini meredah.

“Mudah-mudahan bisa cepat berangsur-angsur menjadi semakin baik, tentunya kita akan evaluasi kapan kita mau buka. semua tergantung dari perkembangan yang ada,” pungkasnya. (Amir)

Pos terkait