Peneliti Ungkap: Golongan Darah A Lebih Rentan Kena Stroke di Usia Muda, Ini Alasannya

- Senin, 22 Januari 2024 | 13:01 WIB
Peneliti Ungkap: Golongan Darah A Lebih Rentan Kena Stroke di Usia Muda, Ini Alasannya

 

Kesehatan - Stroke adalah suatu kondisi serius yang terjadi saat bagian otak tidak memiliki aliran darah yang cukup. Kondisi ini sering terjadi karena arteri yang tersumbat atau perdarahan otak. Tanpa suplai darah yang stabil, sel-sel otak di area tersebut mulai mati karena kekurangan oksigen.

Kondisi ini tidak hanya menyerang kelompok usia lanjut. Orang muda kisaran usia 20 hingga 30 tahun juga bisa terkena stroke. Selain gaya hidup yang tidak sehat, seperti merokok, serta sejumlah faktor, seperti kondisi tertentu, seperti obesitas juga dapat meningkatkan risiko terkena stroke.

Namun di luar faktor risiko tersebut, belum lama ini sebuah studi menemukan hubungan antara golongan darah dan serangan stroke di usia muda.

Baca Juga: Terungkap Lewat Riset, Ternyata Ini Golongan Darah yang Lebih Rentan Alami Serangan Jantung

Adapun golongan darah mencerminkan beragamnya bahan kimia yang terkandung pada permukaan sel darah merah. Golongan darah dibedakan menjadi empat tipe utama, yaitu A, B, AB, dan O.

Penentuan golongan darah ini dilakukan berdasarkan jenis antigen yang terdapat di dalam darah, yaitu antigen A dan antigen B, serta antibodi yang dihasilkan untuk menghancurkan antigen tersebut.

Berdasarkan hasil studi penelitian yang diterbitkan di jurnal Neurology pada 2022, ilmuwan genomik menemukan hubungan jelas antara gen subkelompok A1 (golongan darah A) dan stroke dini.

Peneliti mengumpulkan data dari 48 studi genetik yang mencakup sekitar 17.000 orang pengidap stroke dan hampir 600.000 orang yang tidak mengidap stroke. Rentang usia peserta antara 18 hingga 59 tahun.

Baca Juga: Cek Fakta: Menurut Pakar, Golongan Darah O Tidak Boleh Minum Kopi lho, Benarkah ?

Pencarian genom mengungkapkan dua lokasi yang berkaitan erat dengan risiko stroke. Salah satu lokasinya berada di tempat gen golongan darah berada.

Analisis kedua terhadap jenis gen golongan darah tertentu menemukan bahwa orang dengan golongan darah A memiliki peluang 16 persen lebih tinggi terkena stroke sebelum usia 60 tahun, dibandingkan dengan golongan darah lain.

Sementara bagi mereka yang memiliki gen pada kelompok O1 (golongan darah O), risiko terkena stroke lebih rendah, sebesar 12 persen.

Kendati begitu, para peneliti mencatat bahwa risiko tambahan stroke pada orang dengan darah tipe A terbilang kecil, sehingga tidak perlu khawatir berlebihan.

Baca Juga: Siapa Lagi Kalau Bukan Diri Sendiri, Ini 7 Sikap Menyayangi Diri Sendiri agar Hidupmu Lebih Bahagia dan Tenang

Artikel ini telah lebih dulu tayang di: suaraburuh.com

Komentar