RADARDEPOK.COM - Identitas jasad pria yang sebelumnya ditemukan mengapung dan mengambang di Kali Krukut Depok pada Minggu (21/) kini telah diketahui.
Hal itu diungkapkan pihak kepolisian, setelah proses identifikasi yang berhasil dilakukan pada Senin (22/1), usai menyebar informasi penemuan jasad tersebut melalui media sosial.
Baca Juga: Bangun Pabrik ke-3 di Yogyakarta, Adit Setiawan Janji Serap Warga Sekitar untuk Tenaga Kerja
Jasad pria yang sebelumnya ditemukan tanpa identitas itu. Diketahui berinisal FS, berusia 20 tahun, merupakan warga Pancoranmas, Kota Depok.
Kapolsek Beji, Kompol Jupriono menerangkan, setelah proses yang cukup panjang. Akhirnya identitas jasad pria yang ditemukan di bantaran Kali Krukut Depok berhasil diketahui.
"Jasad pria yang ditemukan merupakan warga Pancoranmas berusia 20 tahun. Data tersebut didapat berdasarkan hasil identifikasi yang dilakukan pada Senin (22/1)," ungkap Kompol Jupriono, Kamis (25/1).
Baca Juga: Disinggung Saat Debat Cawapres, Apa itu Greenflation? Simak Disini
Salah satu cara untuk mengidentifikasi jasad pria tersebut, ungkap Kompol Jupriono, dilakukan dengan menebar informasi penemuan jasad tersebut, melalui platform media sosial Instagram.
"Ciri-ciri dari jasad tersebut kami sebarluaskan melalui Instagram," terang Kompol Jupriono.
Lebih lanjut, setelah ciri ciri jasad korban tersebut disebarluaskan. Pihak yang mengaku sebagai keluarga korban datang ke Polsek Beji pada Senin (22/1).
"Pihak yang mengaku sebagai keluarga korban datang pada Senin (22/1). Mengaku kalau jasad pria itu adalah anaknya," beber Kompol Jupriono.
Alasan kuat pihak keluarga mengakui jasad yang ditemukan itu, berawal dari ciri-ciri batu cincin yang dikenakan pada jari FS, ketika informasi ciri-ciri korban diungkapkan pihak kepolisian.
"Kemudian kami mengajak keluarga korban ke RS Polri Kramat Jati, untuk memastikan jasad tersebut adalah bagian dari keluarga mereka," kata Kompol Jupriono.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: radardepok.com
Artikel Terkait
Jembatan Perahu Karawang Beromzet Rp 20 Juta per Hari Mau Ditutup BBWS Citarum
Dedi Mulyadi Tanggapi Ultimatum Ormas Grib: Saya Tak akan Mendengarkan Ancaman dari Siapapun!
PSN Rempang Eco City yang Dibela Bahlil Resmi Batal, Rieke Diah Pitaloka: Jangan Ada Lagi yang Ngadi-ngadi!
Hercules Suruh Satpol PP Pasang Lagi Spanduk GRIB yang Dicopot, Netizen Geram: Pemerintah Takut Sama Preman!