DISOROT! Lebaran Politik Trio Die Hard Jokowi di Solo, Sedang Merencanakan Kejadian Besar, Apa Itu?

- Kamis, 03 April 2025 | 00:30 WIB
DISOROT! Lebaran Politik Trio Die Hard Jokowi di Solo, Sedang Merencanakan Kejadian Besar, Apa Itu?




NARASIBARU.COM - Soroti open house di hari Idul fitri yang dilangsungkan di rumah Mantan Presiden Joko Widodo di kawasan Sumber Kota Surakarta menjadi sorotan publik, sebelumnya Presiden RI Prabowo Subianto gelar open house  di Istana Merdeka. 


Mengapa kegiatan tersebut menjadi sorotan? 


Pasalnya dalam pandangan publik kedua tokoh tersebut bagai dua matahari kembar dan kehadiran Trio Menteri Era Jokowi yakni Luhut Binsar Panjaitan, Pratikno dan Budi Arie di open Housenya mantan Presiden Jokowi. 


Demikian disampaikan wartawan senior Hersubeno Arief di akun Youtube Hersubeno Point pada 2/4/2025.


“Kedua kegiatan open house tersebut dihadiri kalangan elit politik. Dari sini dapat dideteksi seberapa kedekatannya dan seberapa loyalnya orang-orang yang ada di Pak Prabowo kepada Pak Jokowi,” kata Hersubeno Arief.


“Seperti halnya open housenya Prabowo, media, nitizen menyoroti siapa yang hadir  dan siapa yang tidak,” imbuhnya.


Lanjutnya, open housenya di kediaman Jokowi yang paling banyak disoroti kehadiran Trio yakni Luhut Binsar Panjaitan, Pratikno dan Budi Ari. 


Luhut di masa kepemimpinan Jokowi paling banyak mendapat jabatan di pemerintahan. Terakhir menjabat MenkoMarves.


Dikatakan, jabatan yang diberikan Jokowi kepada Luhut banyak sekali, jadi dia adalah tangan kanannya Jokowi. Setiap ada persoalan apapun jawabannya adalah Luhut Panjaitan.


Peran Pratikno


“Sementara, Pratikno sangat menarik figur ini dia adalah mantan rektor UGM yang banyak membantu Pak Jokowi sejak masih ada di Solo. 


Kemudian dia menjabat sebagai sekertaris negara selama dua periode di pemerintahan Pak Jokowi. 


Dan dia sudah menjelma dari seorang akademisi kemudian menjadi operator-operator politik Pak Jokowi baik berhubungan dengan para menteri di kabinet maupun DPR dan juga stakeholder lainnya. Bahkan dengan kampus-kampus dan ormas-ormas keagamaan, banyak sekali Pratikno berperan,” beber Hersubeno Arief.


Peran Budi Arie


“Budi Ari, perannya banyak disoroti sebagai ketua umum Projo dan belakangan ini mendapat posisi yang mentereng sebagai menteri Kominfo menggantikan Jhon G. Plate dari partai Nasdem yang tersandung hukum dicokok Kejaksaan Agung,” ujar Hersubeno Arief.


Hersubeno Arief menyebutkan kemungkinan alasan waktu yang ketidak bersamaan kehadirian Trio menteri menteri era Jokowi


“Kehadiran Luhut Panjaitan, Praktikno dan Budi Ari di open housenya Jokowi, kedatangannya dalam waktu tidak secara bersamaan. Mungkin kalau bersaman terlalu mencolok. Mungkin juga masing-masing punya agenda yang akan dibicarakan dengan Pak Jokowi,” terang Hersubeno.


Luhut bertemu Jokowi cukup lama sampai 1 setengah jam sementara Pratikno tidak mengerikan pernyataan yang dikait-kaitkan dengan politik. 


Sementara Luhut usai bertemu dengan Jokowi bisa diartikan sinyal politik. 


Sedangkan Budi Arie hadir di hari lebaran kedua meski dibungkus silaturahmi namun sulit untuk tidak disebut moment Lebaran Politik sehubungan dengan perannya selama masa pemerintahan Jokowi.


Sorotan terhadap penyataan Luhut Binsar Panjaitan yang dianggap “pasang badan” oleh banyak orang.


Kembali ke soal kehadiran Luhut Panjaitan di open house nya Jokowi, sinyal politik yang yang menjadi sorotan jurnalis dan nitizen dengan mengeluarkan pernyataan yakni:


Jokowi tidak pernah melanggar konstitusi. Penyataan Luhut Panjaitan langsung nge-gas sehingga dianggap jurnalis dan nitizen Luhut pasang badan.


“Saya kan pembantu Presiden Jokowi selama 10 tahun,  saya saksi hidup, saya ulangi lagi: saya saksi hidup dan sebagai tentara saya tidak melihat ada pelanggaran-pelanggaran secara konstitisi yang dilakukan Presiden Jokowi pada waktu itu. 


Saya harus katakan ini agak keras sedikit karena menurut saya sudah ada terlalu banyak yang keluar koridor,  pengamat-pengamat tanpa data yang jelas membuat keruh, mempersulit  pemerintahan Presiden Prabowo. 


Kita harus memberikan suasana kekompakan di pemerintahan Presiden Prabowo. Kita beri kesempatan beliau untuk mengatur sebagai pemimpin.”


Dikemukakan Hersubeno, dari pernyataan Luhut Panjaitan yang mengatakan sebagai pembantu Jokowi selama 10 tahun, sebagai latar belakang militer, tidak ada pelanggaran konstitusi yang dilakukan Jokowi, dia menyalahkan pengamat-pengamat dianggap membuat gaduh karena menyoroti Jokowi dan menganggu kerja Kabinet Merah Putih pemrontahan Prabowo yang sedang dilaksanakan.


“Dari pernyataan Luhut Panjaitan tersebut tidak salah kalau kemudian orang menafsirkan bahwa kunjungan Luhut di open house Jokowi itu sebagai kunjungan politik dan mengapa pas nge-gas pasang badan saat mengatakan Jokowi tidak pernah melanggar konstitusi,”  Hersubeno menegaskan.


Lantas Hersubeno menanyakan apakah ini kaitannya dengan maraknya tuntutan dari Koalisi Masyarakat Sipil maupun mahasiswa untuk Adili Jokowi. 


Namun belakangan ini isue Adili Jokowi sesungguhnya mulai menghilang atau tidak ada lagi disebut setelah ramainya unjuk rasa menolak Revisi Undang-Undang TNI.


Jadi, penyataan Luhut Panjaitan di media semacam untuk kembali mengungkit perannya Jokowi. 


Bukan hal mengejutkan kalau Luhut Panjaitan pasang badan dengan menekankan Jokowi tidak pernah melanggar konstitusi.


“Yang jelas sekarang ini momen pelanggaran konstitusi yang paling nyata itu adalah duduknya Gibran Rakabuming Raka putra sulungnya Mantan Presiden Jokowi menjadi wakil presiden karena prosesnya maju mencalonkan sebagai wakil presiden kan itu melanggar konstitusi yakni dengan merekayasa keputusan di Mahkamah Konstitusi yang pada waktu itu MK dipimpin Anwar Usman adik iparnya Jokowi,” ungkap Hersubeno.


“Media dan nitizen kemudian menyebutnya anak haram konstitusi. Kalau Gibran anak haram konstitusi, siapa bapaknya? Kan kira-kira begitu. Jawabannya bapaknya ya Pak Jokowi yang pada waktu itu Presiden RI,” jelas Hersu panggilan akrabnya.


“Dari sini saja jelas kita bisa tahu kehadiran Luhut membawa pesan politik meskipun dia menyatakan mendiskusikan banyak hal. Meskipun Luhut bertemu Jokowi lama 1 setengah jam pastinya ada yang serius,” tandas Hersu.


👇👇


tags


Sumber: JakartaSatu

Komentar