NEGARA, Radar Bali.id - Seorang warga negara asing (WNA) asal Taiwan, hendak bunuh diri dengan cara melompat dari jembatan Jembatan Pergung, Jalan Denpasar-Gilimanuk, Desa Pergung Kecamatan Mendoyo, Senin (15/1/2024) sore lalu.
Dalam video yang beredar di WNA berkaus warna hitam dan celana cokelat duduk di atas railing jembatan. Posisi kaki sudah berada di luar railing jembatan berpijak pada besi railing.
Dalam video tampak seorang polisi berseragam mendekati WNa tersebut sambil bicara. Saat polisi mengalihkan perhatian, dari arah lain dua orang mendekati WNA tersebut.
Baca Juga: Cegah Kelakuan Turis Nakal, Gubernur Koster Terbitkan Surat Edaran
Di tengah lalu lintas yang padat, salah seorang warga yang mendekati menarik dari belakang menjatuhkan ke landasan jembatan. Kemudian disusul polisi yang merangkul WNA tersebut.
Kapolsek Mendoyo Kompol I Putu Suarmadi mengatakan, pihaknya mendapat informasi dari masyarakat bahwa ada seseorang yangndak bunuh diri dengan cara melompat ke sungai dari atas jembatan sekitar pukul 115.30 WITA. "Saat tiba di TKP, memang ada orang yang sedang berdiri di railing jembatan," jelasnya.
Baca Juga: KERAS! Cebok di Tempat Suci, Koster Minta Pulangkan Turis Nakal
Personel Polsek Mendoyo yang datang ke TKP bersama dua orang anggota Sat Sabhara Polres Jembrana melakukan pencegahan bunuh diri. Petugas bernegosiasi dengan pria yang belakangan diketahui WNA asal Taiwan. Saat petugas mengajak WNA berdialog, secara perlahan petugas mendekat dan tiba-tiba merangkul lalu menjatuhkan WNA ke jalan. "Petugas menanggalkan percobaan bunuh diri yang dilakukan WNA tersebut," terangnya.
WNA asal Taiwan yang tidak disebutkan namanya tersebut kemudian diamankan ke Polsek Mendoyo bersama keluarganya untuk dimintai keterangan sebelum akhirnya melanjutkan perjalanan ke Denpasar.
Kapolsek menjelaskan, dari keterangan percobaan bunuh diri berawal dari WNA bersama istrinya, Dewi, asal Semarang, berangkat ke Bali dengan mobil pribadi diantar kakaknya untuk melaporkan kedatangannya dari Taiwan bersama suami dan ibunya ke Konsulat China Taiwan di Denpasar.
Penyebab percobaan bunuh diri tersebut, karena ada pertengkaran suami istri dalam perjalanan dari Semarang menuju Bali yang dipicu oleh kecemburuan suami WNA. "Pertengkaran dipicu oleh kecemburuan WNA kepada istrinya," jelasnya.
Kecemburuan WNA pada istrinya, karena suami istri yang bekerja sebagai perawat di Taiwan pada saat pulang ke kampung di Jawa Tengah, didatangi tekan-teman lama istrinya yang sudah lama tidak bertemu. Suaminya merasa dihiraukan dan cemburu sehingga terjadilah pertengkaran dalam perjalanan.
Saat pertengkaran dalam mobil, WNA tersebut meminta turun dari mobil di sebelah barat jembatan. Kemudian setelah turun dari mobil langsung menuju jembatan lalu naik railing jembatan. "Setelah dilakukan pendekatan dan mediasi dengan suami istri tersebut akhirnya berhasil ditenangkan dan kembali melanjutkan perjalanan ke Denpasar," terangnya. [*]
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: radarbali.jawapos.com
Artikel Terkait
Pengakuan Siswi SMK Medan Melahirkan di Warung, Tak Tahu Siapa Ayah Bayi, Sudah Berhubungan dengan 5 Lelaki
Biadab! Ayah di Bekasi Setubuhi Puteri Kandungnya Hampir 2 Tahun
Kerangka Manusia dalam Mobil di Asrama Polisi Diduga ODGJ, Dikenali dari Temuan Sarung
Korban Penipuan Kacab Maybank Rp30 Miliar Meninggal Dunia, Depresi Berujung Serangan Jantung