Ingin Jaga Jarak dari Prabowo? Analis Bongkar Alasan di Balik Aksi Jokowi Nonton Timnas di Kursi Penonton GBK!

- Rabu, 26 Maret 2025 | 20:15 WIB
Ingin Jaga Jarak dari Prabowo? Analis Bongkar Alasan di Balik Aksi Jokowi Nonton Timnas di Kursi Penonton GBK!




NARASIBARU.COM - Presiden ketujuh RI Joko Widodo atau Jokowi disebut ingin menaruh jarak dari dari Presiden RI Prabowo Subianto karena tak mau dikesankan cawe-cawe. 


Hal itu menyusul Jokowi hanya duduk di bangku penonton biasa saat menonton langsung Timnas Indonesia vs Bahrain di Stadion GBK, Selasa (25/3/2025).


Penilaian tersebut disampaikan analis politik dari Universitas Parahyangan (Unpar) Bandung, Kristian Widya Wicaksono. 


Awalnya ia menyampaikan, jika hal politis dari aksi Jokowi menonton Timnas tersebut bisa dilihat secara sederhana dan kompleks.


"Dalam konteks politik hal ini bisa diinterpretasikan dari yang paling sederhana sampai paling kompleks. Yang paling sederhana adalah karena memang Jokowi sudah memesan tiket di bangku penonton sehingga dia duduk di bangku penonton saat timnas berlaga," kata Kristian.


Sementara dalam hal yang kompleks, Jokowi disebut merasa sudah tak menjabat sebagai presiden sehingga tak perlu duduk di kursi VVIP dengan Presiden Prabowo Subianto.


"Jokowi merasa bahwa dirinya sudah tidak lagi menjabat sebagai Presiden sehingga tidak merasa memiliki hak untuk duduk bersama Prabowo di bangku VVIP," ujarnya.


Analisa lain, kata dia, Jokowi sepertinya untuk menjaga jarak dengan Prabowo agar tak dianggap lakukan cawe-cawe.


"Analisa lainnya juga bisa dibaca sebagai upaya Jokowi membangun kesan bahwa dia tidak mau "cawe-cawe" dalam pemerintahan Prabowo sehingga mengambil tempat duduk terpisah adalah pilihan untuk menunjukkan bahwa dia ingin menikmati tontonan laga timnas dalam suasana yang lebih relax dan terlepas dari hiruk-pikuk politik," terangnya.


Usai Nonton Timnas Indonesia Vs Bahrain Tak Duduk di Kursi VVP, Jokowi Disebut Memang Haus Pujian


Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi dinilai masih akan melakukan aktivitas populis dengan gimik ke depan. 


Hal itu menyusul aksinya yang menyaksikan pertandingan Timnas Indonesia Vs Bahrain di Stadion Utama GBK hanya dari bangku penonton biasa alias tidak duduk di kursi VVIP.


Terkait itu, Analis Politik yang juga Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO), Dedi Kurnia Syah, menyebut Jokowi memang dikesankan haus akan pujian. 


Jadi, kata dia, aktivitas gimik populis akan tetap dilakukannya meski sudah tidak menjabat sebagai kepala negara.


"Rasanya Jokowi akan tetap mempertahankan sikap populis semacam itu, karena sudah dikesankan Jokowi memang haus pujian," kata Dedi, Rabu (26/3/2025).


Menurutnya Jokowi melakukan hal tersebut lantaran secara politik masih membutuhkan kekuasaan untuk anaknya Gibran Rakabuming Raka. 


Terlebih beredar kabar Gibran juga akan disiapkan untuk Pemilu 2029.


"Terlebih, secara politik Jokowi masih memerlukan kekuasaan sekurangnya untuk Gibran di 2029," katanya.


Lebih lanjut, Dedi mengatakan, aksi Jokowi menonton Timnas Indonesia Vs Bahrain di kursi penonton biasa hanya untuk gimik politik.


"Dilematis menilai Jokowi, satu sisi ia sudah bukan pejabat publik, tetapi masih memelihara aktifitas populis, dan tentu itu bukan sekedar kegiatan personal, karena masih melekat padanya fasilitas negara sebagai mantan Presden, sehingga kegiatan menonton di kursi masyarakat biasa, sementara ia dikenal dekat dengan Prabowo bahkan para menteri masih hilir mudik menemuinya, jelas ini hanya gimmick Jokowi," pungkasnya.


Sumber: Suara

Komentar